Foto Kompetisi Jembatan Indonesia
Finalis Jembatan Pelengkung Kompetisi Jembatan Indonesia
NOOR CHAUKAB

NOOR CHAUKAB atau sering dipanggil NOOR berasal dari Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta menjuarai kejuaraan tingkat Nasional dalam bidang Penalaran yaitu Finalis Jembatan Pelengkung Kompetisi Jembatan Indonesia yang di ikuti 16 peserta dari 13 perguruan tinggi yang terdiri dari 1 negara. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementrian Riset dan Teknologi bertempat di Pontianak pada tanggal 04 Nov 2021 s/d 07 Nov 2021 Pada KJI - XVI, akan ada 16 (enam belas) tim yang akan berpartisipasi dalam kompetisi pada babak final. Mereka terdiri dari 8 (delapan) tim dari Jembatan Rangka Baja dan 8 (delapan) tim dari Jembatan Model Pelengkung. Baja lapis aluminium seng (canai dingin) harus menjadi komponen utama Jembatan Rangka Baja dan Jembatan Model Pelengkung. Pada kompetisi KJI, Bimasena CI-01 merancang jembatan dengan dimensi 200x50x40 cm, berwarna kuning dengan buhul berwarna hitam dan diberi nama Gandiwa. Adapun filosofi dari Gandiwa yang merupakan busur yang sangat kuat milik Arjuna, digunakan untuk menembakan panah Pasopati. Diharapkan dengan memberikan nama Gandiwa, jembatan tersebut kuat dalam berbagai kondisi. Jembatan ini diuji untuk mengetahui deformasinya sehingga akan diketahui seberapa kuat jembatan tersebut dalam menahan beban yang diberikan.... Lihat Selengkapnya >>

Bukti Keikutsertaan
NIM19540141013
NamaNOOR CHAUKAB
Angkatan2019
Program StudiTeknik Sipil
FakultasFakultas Teknik
Verifikasi SKPIFoto Kompetisi Jembatan Indonesia
Finalis Jembatan Pelengkung Kompetisi Jembatan Indonesia
Verifikasi SKPI
Nama KegiatanKompetisi Jembatan Indonesia
KategoriJembatan Pelengkung
Tanggal Kegiatan04 Nov 2021 s/d 07 Nov 2021
TingkatNasional
BidangPenalaran
PembimbingDr. Ir. Slamet Widodo ST., M.T.
PenyelenggaraPusat Prestasi Nasional, Kementrian Riset dan Teknologi
TempatPontianak
Jumlah Peserta16
Jumlah Perguruan Tinggi13
Jumlah Negara1
URL/Link Informasi/Link Sosmedhttps://kjikbgi.kemdikbud.go.id/
Deskripsi KegiatanPada KJI - XVI, akan ada 16 (enam belas) tim yang akan berpartisipasi dalam kompetisi pada babak final. Mereka terdiri dari 8 (delapan) tim dari Jembatan Rangka Baja dan 8 (delapan) tim dari Jembatan Model Pelengkung. Baja lapis aluminium seng (canai dingin) harus menjadi komponen utama Jembatan Rangka Baja dan Jembatan Model Pelengkung. Pada kompetisi KJI, Bimasena CI-01 merancang jembatan dengan dimensi 200x50x40 cm, berwarna kuning dengan buhul berwarna hitam dan diberi nama Gandiwa. Adapun filosofi dari Gandiwa yang merupakan busur yang sangat kuat milik Arjuna, digunakan untuk menembakan panah Pasopati. Diharapkan dengan memberikan nama Gandiwa, jembatan tersebut kuat dalam berbagai kondisi. Jembatan ini diuji untuk mengetahui deformasinya sehingga akan diketahui seberapa kuat jembatan tersebut dalam menahan beban yang diberikan.