Bukti Keikutsertaan
NIM14501241037
NamaDIKY ANSOR ROSADI
Angkatan2014
Program StudiPendidikan Teknik Elektro
FakultasFakultas Teknik
Verifikasi SKPI-- Lampiran Tidak ditampilkan (Private Document)--
Peserta Kejuaraan Divisi Fixed-Wing (FW) Kontes Robot Terbang Indonesia 2015
Verifikasi SKPI
Nama KegiatanKontes Robot Terbang Indonesia 2015
KategoriDivisi Fixed-Wing (FW)
Tanggal Kegiatan17 Sep 2015 s/d 20 Sep 2015
TingkatNasional
BidangMinat Khusus
Pembimbing Ariadie Chandra Nugraha, M.T.
PenyelenggaraUniversitas Gajah Mada
TempatLapangan Lanud Gading – Gunung Kidul, Yogyakarta.
Jumlah Peserta71
Jumlah Perguruan Tinggi29
Jumlah Negara1
Urlhttps://ugm.ac.id/id/berita/10431-ugm.juara.kontes.robot.terbang
Deskripsi KegiatanPesawat Tanpa Awak (Unmanned Aerial Vehicle, UAV) atau Unmanned Aircraft System (UAS) adalah wahana terbang nir-awak yang dalam satu dasawarsa terakhir ini berkembang kian pesat di ranah riset unmanned system (sistem nir-awak) di dunia. Bukan hanya mereka yang berada di ranah departemen pertahanan atau badan-badan riset, termasuk di perguruan tinggi, yang meneliti, mengkaji dan mengembangkan, tapi dunia industri dan bidang sipil pun telah mulai banyak memanfaatkan teknologi unmanned system ini dalam mendukung kegiatan keseharian mereka. Dunia hankam diketahui, sementara ini masih menjadi pengguna terbesar, seperti misalnya jika ditilik dari informasi roadmap penggunaan sistem nirawak di depan Amerika yg setidak-tidaknya di tahun 2020 mereka sudah merencanakan tidak kurang 20% pasukan mereka adalah sistem nir-awak (robot). Aplikasi lain misalnya untuk pemantauan (monitoring) dan pemetaan (mapping). Pemantauan dan pemetaan secara real-time kawasankawasan kritis seperti daerah konflik penguasaan lahan (tambang, maritim, dsb.), perbatasan antar negara, perkebunan, dll., adalah obyek-obyek garap yang sangat potensial atas pemanfaatan sistem-sistem nir-awak ini. Untuk itulah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ditlitabmas) telah melahirkan KRTI (Kontes Robot Terbang Indonesia) yang pertama di tahun 2013 dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai penyelenggara. Seperti yang tercatat dalam sejarah kontes/kompetisi di dunia UAV/UAS di Indonesia dibidani dan dibesarkan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) sejak tahun 2008 hingga 2011 dengan nama kontesnya IIARC (Indonesian Indoor Aerial Robot Contest). Pada tahun 2012 IIARC berubah menjadi Indonesia Aerial Robot Contest (IARC) yang dilaksanakan outdour. Sukses penyelenggaraan KRTI 2013 di ITB dilanjutkan ke kawasan Indonesia Timur oleh DIKTI di tahun 2014 dengan ditunjuknya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sebagai penyelenggara. Di tahun ini, 2015, giliran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mendapat amanah sebagai penyelenggara KRTI 2015. Melalui KRTI ini Indonesia menunggu para generasi mudanya untuk berjuang dan berkarya nyata dalam dunia sistem nir-awak baik di udara maupun di angkasa lepas di masa-masa selanjutnya.